Pengembangan Muncar Sebagai Kota Ikan
31 May 2011 oleh
Salah satu contoh pelabuhan ikan yang dijadikan minapolitan adalah Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Muncar penghasil ikan terbesar di Jatim dan produksi ikan tahun 2010 sebesar 27.748 ton.
Dalam rangka menjadi kawasan minapolitan di Muncar dewasa ini tengah
dilakukan pembangunan tanggul pemecah ombak sepanjang 410 meter yang
menelan biaya sebesar Rp 12,95 miliar yang bersumber dari APBD Jatim,
dan reklamasi sisi barat pelabuhan tahap I yang berbiaya sebesar Rp 10
miliar. Sebelumnya pada tahun 2009 telah dilakukan rehabilitasi TPI
Pelabuhan Muncar dengan anggaran sebesar Rp 1,31 miliar yang bersumber
dari APBN dan APBD, pembangunan TPI Sampangan Muncar dengan anggaran
sebesar Rp 382.472.000 yang bersumber dari APBN dan APBD, dan
pembangunan talud TPI Utara Kalimoro Muncar dengan anggaran Rp 1,70
miliar yang bersumber dari APBN dan APBD.
Hasil
tangkap ikan di Muncar didukung sekitar 90-an unit pabrik pengolahan
dan pengalengan ikan yang berdiri sejak tahun 70-an. Hasilnya tidak
hanya dijual di Banyuwangi dan kota-kota besar di Indonesia, tetapi juga
diekspor ke manca negara, baik dalam bentuk ikan mentah maupun ikan
olahan, termasuk ikan dalam kaleng dengan merek-merek terkenal yang
biasanya dijumpai di supermarket. Produksi ikan olahan diekspor
ke Eropa, Jepang, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, Australia,
Singapura, dan Kanada sebanyak 1.562.249,72 kg per bulan dengan nilai
uang sebesar Rp 19.528.121.500.
------------ teasere: “Sektor perikanan di Muncar menyerap tenaga kerja 36.191 orang.”
Semoga saja apa yang di rencanakan oleh pemerintah mengenai pembangunan Muncar sebagai minapolitan (kota ikan) yang bersistem pembardayaan masyarakat dapat segara terealisasikan dan tidak ada hambatan.
Dengan dibangunnya Muncar minapolitan ini semoga saja menjadikan Banyuwangi beriklim ekonami yang baik dan dapat menopang sendi-sendi ekonomi masyarakat Bumi Blambangan pada khususnya masyarakat Muncar dan dapat mamanfaatkan sumbar daya manusia yang handal yang semakin banyak. Tentu sajajika proyak ini berhasil, maka hal ini akan mewujudkan Indonesia swasembada ikan yang di canangkan pemerintah.